Tampilkan postingan dengan label Jurusan Teknik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jurusan Teknik. Tampilkan semua postingan

Cerita di Pojok Teknik


Ini adalah tulisan saya beberapa jam yang lalu, mungkin hanya sebuah tulisan yang sederhana dan kurang komunikatif dan masih ada banyak yang harus diedit, sekali lagi kendala deadline membuatnya tampil dengan apa adanya. Inilah persembahan saya untuk JTETI.


Apa yang kamu berikan untuk KMTETi?

Hal pertama yang saya pikirkan setelah membaca judul itu adalah kalimat yang pernah diutarakan oleh mantan presiden ke-35 Amerika John Fitzgerald Kennedy dalam pidato sumpah kepresidenannya, “ My fellow Americans, ask not what your country can do for you, ask what you can do for your country”. Sama seperti halnya “apa sih hal yang bisa aku berikan untuk KMTETi?”

Di sini saya berada pada posisi di dalam sebuah sistem, sistem itu adalah Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi. Pada sebuah sistem yang ada pastilah ada hubungan timbal balik antara elemen-elemen yang ada di dalam sistem tersebut. Pada posisi inilah hubungan timbal balik saya dengan jurusan bisa diwujudkan secara berkesinambungan dengan berperan aktif dan selalu memberikan apa yang saya bisa dan hal apa yang berarti bagi sistem ini yaitu Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi.

Seseorang pernah berkata “Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman”. Saya yakin betul apa makna arti kalimat tersebut. Waktu ini akan selalu berputar dan tidak akan pernah berhenti, maka dari itu bagaimana cara kita menyikapinya adalah selalu ukir penngalaman-pengalaman yang positif dan berarti di kehidupan ini. Dengan aktif bersosial dan karena kita makhluk sosial yang membutuhkan orang lain, dan yang membutuhkan sesamanya. Di KMTETi ini adalah langkah awal yang besar dari hal-hal di atas dalam bagaimana kita bersikap sebagai makhluk sosial dan mempunyai rasa persaudaraan, yaitu persaudaraan KMTETi.

Dalam berorganisasi atau mengikuti kegiatan lain yang bersifat sosial, kita pasti dihadapkan pada keadan dimana diperlukannya sebuah komitmen dan kontribusi yang lebih.  Di KMTETi ini saya bukan mengharapkan sesuatu dari KMTETi akan tetapi hal apa yang bisa saya lakukan. Komitmen dan kontribusi itulah yang mungkin akan menjawab pertanyaan diatas.

Yogyakarta, 29 November 2013

TEKNIK GEODESI


Teknik Geodesi

Apa Itu Teknik Geodesi ?
Teknik Geodesi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang bentuk dan ukuran bumi baik di daratan maupun di lautan serta penggambaran rupa bumi atau yang lebih dikenal dengan pemetaan. Dalam bahasa yang berbeda, Teknik Geodesi merupakan cabang dari matematika terapan yang melakukan pengukuran dan pengamatan posisi yang pasti dari titik-titik di muka bumi serta ukuran dan luas dari sebagian besar muka bumi, bentuk dan ukuran bumi, dan variasi gaya berat bumi. Namun kini perkembangan teknologi komputer digital membuat Teknik Geodesi berkembang ke arah Geomatika/Geoinformatika, yang mengacu kepada pendekatan terpadu dari pengukuran, analisis, pengelolaan, penyimpanan serta penyajian deskripsi dan lokasi dari data yang berbasis muka bumi (umumnya disebut data spesial).
Apa yang Dipelajari di Teknik Geodesi ?
Dalam Teknik Geodesi mahasiswa akan belajar mendeskripsikan permukaan bumi dan laut secara grafik, digital, atau yang lainnya mengenai sumber daya dan lingkungannya. Bidang-bidang yang akan dipelajari pada teknik geodesi antara lain survey dan pemetaan, geodesi, kadastral/pertanahan, geomatika, dan kelutan. Untuk menunjang semua kurikulum yang ada pada teknik geodesi, maka seorang mahasiswa Teknik Geodesi harus memiliki kemampuan antara lain menyukai perhitungan dan analisa, menyenangi komputer, dan menyukai pekerjaan di lapangan.
Prospek Lulusan Teknik Geodesi
Lulusan Teknik Geodesi mampu menerapkan dan mengembangkan iptek yang berbasis pada peralatan modern geodesi dan geomatika, seperti melakukan survey, remote sensing, pengukuran variabel geodesi dan geomatika dan mengolah data informasi kebumian untuk kepentingan pemetaan dan penyusunan sistem informasi.
Lulusan Teknik Geodesi menjadi pionir dalam survey investigasi suatu proyek/pekerjaan sipil skala besar maupun kecil, misalnya pembukaan penambangan migas di darat/hutan atau di lautan samudera, infrastruktur jalan, irigasi, gedung-gedung, jaringan rel KA, bandara dan lain-lain. Umumnya setiap pekerjaan sipil sederhana (skala besar/kecil) menyangkut dengan permukaan bumi baik kedalamannya (galian) maupun ketinggiannya (timbunan) melibatkan bidang ini atau tim surveyor geodesi. Secara garis besar, lulusan Teknik Geodesi dapat bekerja di berbagai bidang yaitu :
1.   Lembaga Pemerintahan (Badan Pertanahan Nasional, Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Bappeda, Departemen Pertambangan dan Energi, Departemen Kehutanan, Departemen Perhubungan, Kimpraswil, Departemen PU, Bappeda, Bappenas, Pertambangan, BPN, Bakosurtanal, Lembaga Riset (BPPT, LIPI), dan lain-lain).
2.   Industri Swasta (Surveyor Indonesia, PT Aneka Tambang, PT Timah, Freeport, Pertamina, Caltex, Total Indonesia, Slhumberger, Kontraktor Bangunan (WiKa, Konsultan Teknik, dan lain-lain).
Daftar Perguruan Tinggi Negeri yang terdapat Teknik Geodesi :

TEKNIK GEOFISIKA


Teknik Geofisika

Apa Itu Teknik Geofisika ?
Teknik Geofisika adalah disiplin ilmu rekayasa yang mempelajari fisik bumi dibagian dalam dengan menggunakan metode dan teknik fisika seperti gelombang gempa, magnet bumi, gravitasi, struktur lapisan kulit bumi, dan sebagianya. Aplikasi dari Teknik Geofisika digunakan untuk mengidentifikasi serta menentukan secara kuantitatif dan kualitatif besarnya sumber daya bumi yang bermanfaat bagi manusia.
Untuk mengetahui kondisi di bawah permukaan bumi, maka diperlukan suatu penelitian yang melibatkan pengukuran di atas permukaan bumi dari parameter-parameter fisika yang dimiliki oleh batuan di dalam bumi. Dari penelitian tersebut akan dihasilkan suatu penafsiran mengenai sifat-sifat dan kondisi di bawah permukaan bumi baik itu secara vertikal maupun horisontal.
Apa yang Dipelajari di Teknik Geofisika ?
Pembahasan dalam Teknik Geofisika berdasarkan kepada prinsip-prinsip geologi, fisika, kimia, matematika, hidrologi, dan informatika. Secara keseluruhan bidang kajian ilmu geofisika meliputi meteorologi, geofisika bumi padat (seismologi yang mempelajari gempa bumi, ilmu tentang gunungapi atau volcanology, geodinamika yang mempelajari dinamika pergerakan lempeng-lempeng di bumi, dan eksplorasi seismik yang digunakan dalam pencarian hidrokarbon), dan oseanografi.
Pada Teknik Geofisika, mahasiswa ditekankan agar bisa menguasai bidangnya untuk keperluan di masyarakat luas, seperti: melakukan pemetaan, inventarisasi dan eksplorasi sumber daya alam (mineral, minyak dan gas bumi, air tanah), melakukan mitigasi bencana kebumian (gempa bumi, letusan gunung api, gerakan tanah, tsunami, dll), melakukan monitoring pengrusakan lingkungan hidup, membantu perencanaan pengembangan wilayah, dan geotechnical engineering.
Prospek Lulusan Teknik Geofisika
Lulusan Teknik Geofisika dapat bekerja di berbagai bidang antara lain adalah :
1.   Bidang Pemerintahan (Dinas Pertambangan PEMDA, Departemen ESDM, Lemigas, dll)
2.   Bidang Pertambangan dan Perminyakan (PT. Freeport Indonesia, PT. Chevron Pasific Indonesia, Pertamina, Exxon Mobil, PT. Timah, Schlumberger, PT. Aneka Tambang, dll)
3.   Bidang Pendidikan dan Penelitian (Dosen, BPPT, LIPI, BMG, BATAN, dll)
4.   Bidang Lainnya (Perbankan, Bidang Teknologi Informasi dan sebagainya)
Daftar Perguruan Tinggi Negeri yang terdapat Teknik Geofisika :

TEKNIK PERTAMBANGAN


Teknik Pertambangan

Apa Itu Teknik Pertambangan ?
Teknik Pertambangan adalah suatu disiplin ilmu keteknikan/rekayasa yang mempelajari tentang bahan galian/sumberdaya mineral, minyak, gas bumi, dan batubara mulai dari penyelidikan umum (propeksi), eksplorasi, penambangan (eksploitasi), pengolahan, pemurnian, pengangkutan, sampai ke pemasaran sehingga dapat dimanfaatkan oleh manusia. Kerekayasaan dalam Teknik Pertambangan mencakup perancangan, eksplorasi (menemukan dan menganalisis kelayakan tambang), metode eksploitasi, Teknik Pertambangan (menentukan teknik penggalian, perencanaan dan pengontrolannya) dan pengolahan bahan tambang yang berwawasan lingkungan. Dalam Teknik Pertambangan, pendidikan ditekankan pada kemampuan analisis maupun praktis (terapan) untuk tujuan penelitian maupun aplikasi praktis.
Apa yang Dipelajari di Teknik Pertambangan ?
Teknik Pertambangan mempunyai 2 (dua) opsi jalur pilihan, yakni Tambang Eksplorasi dan Tambang Umum. Pada tambang eksplorasi, pendidikan yang diberikan bersifat komprehensif dalam segala aspek dari kegiatan eksplorasi penambangan. Sedangkan pada tambang umum, bidang kajian mencakup sebagian aktivitas tahap pra penambangan, yaitu berkaitan dengan pemilihan metode penambangan dan kebutuhan fasilitas/sarana dan prasarana, design & engineering, developing, serta aktivitas tahap penambangan (pemberaian, pemuatan, pengangkutan dan pengendalian biaya)
Keempat komponen aktivitas utama pada jalur tambang umum ditunjang oleh berbagai aktivitas yaitu pemetaan, kestabilan penggalian, perancangan dan rekayasa, pelayanan, energi, perawatan, kesehatan dan keselamatan kerja, ventilasi, pengendalian air dan reklamasi, serta pemahaman geologi, mineralogi, mineral deposit, mineral processing dan marketing.
Prospek Lulusan Teknik Pertambangan
Sarjana teknik pertambangan di Indonesia umumnya dibutuhkan pada bidang :
1.   Pemerintahan (Departemen Pertambangan dan Energi, Departemen Dalam Negeri, Departemen Perdagangan, Perbankan, Departemen Perindustrian, dan sebagainya)
2.   Badan Usaha Milik Negara (BUMN) (Pertamina, Perum Gas Negara, PLN, PT. Timah, dll)
3.   Perusahaan swasta (Persero batubara, PT. Aneka Tambang, Mobil Oil, UNION OIL Indonesia, PT. INCO, PT. Semen Tonasa, PT. Bosowa Mining, PT. Hemako, PT. Freeport, PT. Berau Coal, PT. Tambang Aspal Butonb KODECO dan sebagainya)
4.   Wiraswasta (Lulusan Teknik Pertambangan dapat berwiraswasta dalam perusahaan pemboran air tanah, minyak dan gas bumi)
5.   Akademisi dan Lembaga Penelitian (dosen pada peguruan tinggi negeri maupun swasta, LIPI, BPPT, dll)
Daftar Perguruan Tinggi Negeri yang terdapat Teknik Pertambangan :

TEKNIK PERMINYAKAN


Teknik Perminyakan

Apa Itu Teknik Perminyakan ?
Teknik Perminyakan adalah bidang ilmu teknik yang mempelajari bagaimana terbentuknya minyak dan gas bumi di dalam perut bumi, dan mencari tahu berapa banyak jumlah cadangan yang ada untuk selanjutnya dapat diambil dan diproduksi dalam bentuk crude oil ataupun gas alam. Dengan semakin berkembangnya industri energi, maka panas bumi juga termasuk di dalam lingkup Teknik Perminyakan.
Tugas dari seorang sarjana Teknik Perminyakan adalah untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi yang meliputi: mencari dan menentukan lapangan minyak, penghitungan cadangan, penentuan titik bor, aktifitas pemboran, produksi, dan lain-lain. Pada proses produksi, yang dipelajari adalah bagaimana cara memproduksi fluida agar dapat sampai kepermukaan, dan juga memperkirakan teknologi-teknologi apa saja yang akan diterapkan ketika sudah membangun sebuah sumur. Sedangkan teknik pemboran digunakan untuk mendesain dan mengebor lubang sumur setelah mengetahui titik lokasi yang akan di bor.
Apa yang Dipelajari di Teknik Perminyakan ?
Ilmu terapan yang dipelajari dalam Teknik Perminyakan adalah ilmu mengenai ekstraksi (eksplorasi dan eksploitasi) minyak, gas bumi, dan juga panas bumi dari berbagai sisi yaitu sisi reservoir, penilaian formasi, pemboran, produksi, dan juga pengolahan sampai masalah ekonomi perminyakan. Selain itu juga dipelajari tentang aplikasi prinsip-prinsip ilmu teknik, manajemen, dan ekonomi dalam perencanaan, produksi, serta transportasi sumber daya alam (minyak dan gas bumi).
Prospek Lulusan Teknik Perminyakan
Lulusan Teknik Perminyakan dapat bekerja di berbagai bidang antara lain adalah :
1.   Bidang Perminyakan (Pertamina, Conoco Phillips, VICO Indonesia, Exxon Mobil, Chevron Pasific Indonesia, Total Indoensia, Sclumberger, Medco Energy, dll)
2.   Bidang pemerintahan dan lembaga penelitian (Departemen Pertambangan dan Energi, Ditjen. Minyak dan Gas Bumi, Ditjen. Geologi dan Sumber Daya Mineral, BP Migas, dll. Pada lembaga penelitian, lulusan teknik perminyakan dapat bekerja di LIPI, Lemigas, BPPT, dll
3.   Perusahaan pengadaaan barang penunjang industri perminyakan dan pertambangan
4.   Akademisi (dosen atau peneliti di perguruan tinggi negeri maupun swasta)
5.   Lain-lain (Bank, perusahaan asuransi (pemerintah/swasta), dan wiraswasta)
Daftar Perguruan Tinggi Negeri yang terdapat Teknik Perminyakan :

TEKNIK PERKAPALAN


Teknik Perkapalan

Apa Itu Teknik Perkapalan ?
Teknik Perkapalan adalah suatu disiplin ilmu keteknikan yang mempelajari sebuah sistem kerja kapal yang menyangkut perencanaan dan pembangunan sebuah kapal mulai dari bentuk badan kapal dan rencana umum, kebutuhan daya mesin, struktur dan stabilitas, serta pengoperasian kapal yang sudah jadi untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam hal sarana transportasi. Ilmu Teknik Perkapalan juga diterapkan dalam perkembangan bahari/kelautan di Indonesia, antara lain digunakan sebagai eksplorasi hidrokarbon laut, fishing (pemancingan, red), rekreasi laut, dan juga transportasi.
Apa yang Dipelajari di Teknik Perkapalan ?
Mahasiswa Teknik Perkapalan dididik agar memiliki pengetahuan dan ketrampilan professional yang mampu mengawaki galangan kapal, baik sebagai tenaga struktural (Manager, Factory Assistant, dan lain-lain) maupun tenaga fungsional (Marine Surveyor, Supervisor, Welding Inspector, Welding Engineer, dan lain-lain).
Keahlian yang diberikan kepada mahasiswa Teknik Perkapalan meliputi keahlian perencanaan kapal yang juga termasuk teori bangunan kapal, seperti: hidrostatik, stabilitas, trim, peluncuran dan lain-lain. Dan juga keahlian dalam bidang kekuatan, struktur serta teknologi pembangunan dan reparasi kapal, serta keahlian tambahan lainnya. Untuk itu, terdapat beberapa bidang keahlian yang dapat ditekuni oleh mahasiswa Teknik Perkapalan. Bidang keahlian tersebut antara lain adalah: Teknik Perencanaan dan Transportasi Laut, Konstruksi dan Kekuatan, Hidrodinamika, dan Teknik Produksi Kapal
Prospek Lulusan Teknik Perkapalan
Lulusan Teknik Perkapalan diharapkan mampu menguasai prinsip-prinsip perancangan kapal yang berkaitan dengan masalah struktur, dinamika, hidrodinamika, teknik produksi dan teknik komputasi. Kemampuan intelektual, profesionalisme serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan teknologi memungkinkan lulusan Teknik Perkapalan mampu berkiprah dan sukses di bidang-bidang lainnya. Adapun bidang/keahlian yang berkompeten dengan Teknik Perkapalan diantaranya adalah:
1.   Tenaga ahli untuk bidang perencanaan, pembangunan, perbaikan kapal dan alat apung lainnya pada industri maritim.
2.   Pemilik maupun pengawas pada perusahaan pelayaran.
3.   Quality Surveyor pada pengerjaan digalangan kapal nasional maupun internasional.
4.   Perencana dan konsultan pembangunan kapal.
5.   Tenaga ahli perkapalan dilingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
6.   Tenaga ahli pada laboratorium teknik perkapalan.
7.   Tenaga edukatif pada perguruan tinggi dan Sekolah Menengah Kejuruan.
8.   Tenaga ahli pada industri mesin-mesin dan peralatan, serta industri penunjangnya.
9.   Inspector ataupun Quality Control pada pengerjaan digalangan kapal.
Daftar Perguruan Tinggi Nnegeri yang terdapat Teknik Perkapalan :

TEKNIK PENERBANGAN


Teknik Penerbangan

Apa Itu Teknik Penerbangan ?
Teknik Penerbangan adalah suatu disiplin ilmu teknik/rekayasa yang mempelajari, meneliti dan mengembangkan segala sesuatu yang berhubungan dengan upaya penjelajahan manusia di dalam atmosfer atau di luar angkasa seperti perancangan, pembuatan dan pengoperasian pesawat terbang serta wahana antariksa lain. Pendidikan Teknik Penerbangan mencakup pengetahuan tentang desain, analisis, dan ujicoba pesawat terbang, pesawat luar angkasa, serta wahana antariksa yang meliputi aspek-aspek aerodinamika struktur dan material, mekanika terbang, sistem pesawat dan sistem transportasi satelit, roket, dan misil.
Apa yang Dipelajari di Teknik Penerbangan ?
Secara garis besar, bidang ilmu dalam Teknik Penerbangan dibagi menjadi dua, yakni wahana udara dan wahana antariksa. Wahana yang dimaksud disini adalah wahana yang dapat dikendalikan manusia untuk melaksanakan misi tertentu. Dalam Teknik Penerbangan, mahasiswa Teknik Penerbangan akan dibekali dengan ilmu dasar kerekayasaan seperti mekanika teknik, mekanika fluida, dinamika, material teknik, teknik kontrol, menggambar teknik, termodinamika dan matematika teknik. Selain itu, keilmuan khusus kedirgantaraan yang dipelajari mencakup aerodinamika, struktur ringan dan material, mekanika terbang, sistem pesawat terbang, sistem transportasi dan perancangan pesawat.
Prospek Lulusan Teknik Penerbangan
Semakin maraknya penggunaan pesawat tanpa awak untuk kepentingan militer maupun kepentingan masyarakat sipil merupakan prospek yang bagus bagi lulusan Teknik Penerbangan. Karena dengan demikian, peluang lapangan pekerjaan di bidang penerbangan semakin terbuka lebar. Lulusan Teknik Penerbangan dapat bekerja di beberapa bidang anatara lain adalah :
1.   Bidang kedirgantaraan
Antara lain pada industri manufaktur (PT Dirgantara Indonesia, PT. Garuda Indonesia, PT. PINDAD, dll), industri komponen kedirgantaraan (LEN, PT. INTI) dan berbagai industri jasa seperti jasa perawatan (INDO-PELITA, MMF, Koharmat-AU), jasa angkutan udara (airlines, air charter, dll.), maupun jasa telekomunikasi satelit (Satelindo, PSN, Telkom, dll).
2.   Bidang teknik lain seperti industri otomotif, industri manufaktur, pertambangan dan perminyakan (PT. Schlumberger Indonesia, PT. Pertamina, PT. Caltex Pasific Indonesia)
3.   Bidang Pemerintahan, Akademis, dan Lembaga Penelitian
Selain bekerja di bidang kedirgantaraan, lulusan Teknik Penerbangan juga dapat bekerja dalam instansi pemerintahan (Departemen Perhubungan), sebagai dosen di perguruan tinggi negeri maupun swasta (ITB, AAU, Sekbang-AU, dll.), maupun bekerja di lembaga penelitian seperti Puspiptek/BPPT, Dislitbang AU, LAPAN.
Daftar Perguruan Tinggi Negeri yang terdapat Teknik Penerbangan :

TEKNIK METALURGI


Teknik Metalurgi

Apa Itu Teknik Metalurgi dan Material ?
Teknik Metalurgi adalah bidang ilmu keteknikan yang membahas tentang proses pengolahan mineral (termasuk pengolahan batubara), proses ekstraksi logam dan pembuatan paduan, hubungan perilaku sifat mekanik logam dengan strukturnya, proses penguatan logam serta fenomena-fenomena kegagalan dan degradasi logam. Sedangkan Teknik Material adalah bidang ilmu keteknikan yang membahas tentang sifat-sifat bahan dan hubungan antara struktur bahan dan sifatnya serta mempelajari tentang desain berbagai jenis material (logam, plastik, keramik, komposit) untuk aplikasi tertentu.
Pada perguruan tinggi tertentu, kedua bidang ilmu tersebut ada yang digabungkan menjadi satu menjadi Teknik Metalurgi dan Material. Namun, ada juga beberapa perguruan tinggi yang hanya menyelenggarakan program studi Teknik Material saja. Cakupan bidang ilmu yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari pada program studi ini sangat luas. Mulai dari badan dan mesin mobil, badan pesawat, plastik kemasan, alat komunikasi, keramik insulator, filament x-ray yang terbuat dari metallic powder hingga material tercanggih yang ada saat ini seperti titanium dan fiber composites yang digunakan pada pesawat luar angkasa, ginjal buatan, body implants dan superkonduktor, dan lain-lain.
Apa yang Dipelajari di Teknik Metalurgi dan Material ?
Lingkup ilmu Teknik Metalurgi begitu luas, dimulai dari pengolahan mineral (mineral dressing), ekstraksi logam dan pemurniannya, perekayasaan sifat fisik logam (physical metallurgy), proses produksi logam (mekanichal metallurgy), teknologi perancangan dan pengoperasian sistem-sistem metalurgi hingga fenomena kegagalan struktur logam akibat beban mekanik dan degradasi logam akibat berinteraksi dengan lingkungannya termasuk pengendaliannya, serta teknologi daur ulang. Sedangkan lingkup ilmu Teknik Material adalah mengenai teknik proses atau fabrikasi (pengecoran, pengerolan, pengelasan, dan lain-lain), teknik analisa, kalorimetri, mikroskopi optik dan elektron, dan lain-lain), serta analisa biaya atau keuntungan dalam produksi material untuk industri.
Prospek Lulusan Teknik Metalurgi dan Material
Lulusan Teknik Metalurgi dan Material dapat bekerja pada berbagai bidang diantaranya adalah :
1.   Bidang Industri Pertambangan (PT. Freeport Indonesia, PT. Aneka Tambang, PT. Timah, PT. Newmont Nusa Tenggara, industri semen, pengolahan mineral bahan keramik dan bahan refraktori)
2.   Bidang Industri Ekstraksi Dan Peleburan Logam (PT. INCO, PT. Aneka Tambang, PT. Timah, PT. Inalum, PT. Krakatau Steel, industri pengolah emas-perak, dll)
3.   Bidang Industri Manufaktur (industri pengecoran logam, industri otomotif, pesawat terbang, kereta api, perkapalan, industri pembuatan mesin dan komponen)
4.   Bidang Industri Perminyakan Dan Gas (pada bidang ini, lulusan Teknik Metalurgi dan Material dapat menduduki posisi sebagai corrosion engineers, pipeline risk & assessment, dan metallurgical failure analyst)
5.   Bidang Lembaga Penelitian, Akademisi, dan Pemerintahan
6.   Dan Bidang Lain (Mikroelektronik, konsultan, Bidang Kesehatan, dan Bidang Pembangkit Energi Listrik)
Daftar Perguruan Tinggi Negeri yang terdapat Teknik Material & Metalurgi :

TEKNIK ARSITEKTUR


Teknik Arsitektur

Apa Itu Teknik Arsitektur ?
Teknik Arsitektur merupakan perpaduan antara seni dan teknik bangunan yang di dalamnya termasuk perencanaan, konstruksi, dan penyelesaian dekoratif yang mempelajari bentuk fisik ruang buatan sebagai tempat bagi manusia yang berhubungan dengan segala kompleksitas kebutuhan kehidupannya, baik individu maupun kelompok. Arsitektur tidak hanya terbatas pada bangunan saja namun meliputi interior, landscape (ekterior), kawasan dan lebih luas lagi akan mempelajari tentang perencanaan kota.
Apa yang Dipelajari di Teknik Arsitektur ?
Dalam Teknik Arsitektur, para calon arsitek diajarkan untuk mendesain obyek pembangunan berskala luas secara lengkap dan menyeluruh mulai dari lingkungan terkecil sampai kepada tata ruang perkotaan. Yang dipelajari dalam teknik arsitektur bukan hanya sekedar belajar menggambar. Namun juga dibutuhkan ide yang kreatif, kepedulian terhadap lingkungan, dan pengetahuan yang luas tentang banyak hal misalnya teknologi rancang bangun, ilmu struktur, teknologi bahan, industri, dan peralatan apa saja yang diperlukan agar bangunan dapt berfungsi dengan baik sehingga dapat tercipta suatu bangunan yang bagus dan nyaman, serta ilmu sosial dan ekonomi.
Dalam Teknik Arsitektur, ada beberapa bidang keahlian yang ditawarkan. Bidang keahlian tersebut antara lain adalah :
1.   Sains dan Teknologi Bangunan
2.   Perancangan Arsitektur berbasis komputer
3.   Lingkungan kota dan pemukiman
4.   Analis Kritik dan Sejarah Arsitektur
Prospek Lulusan Teknik Arsitektur
Prospek ke depan dari lulusan Teknik Arsitektur sangat luas. Lulusan Teknik Arsitektur dapat bekerja di berbagai bidang antara lain adalah :
1.   Instansi Pemerintah (Dinas Pekerjaan Umum, Badan Perencanaan Daerah, dsb)
2.   Konsultan Arsitektur
3.   Pendidikan dan Penelitian
4.   Kontraktor
Daftar Perguruan Tinggi Negeri yang terdapat Teknik Arsitektur :
4.      Univ. Indonesia (UI)
8.      Univ. Sam Ratulangi
9.      Univ. Syiah Kuala
10.   Univ. Tadulako

TEKNIK ELEKTRO


Teknik Elektro

Apa Itu Teknik Elektro ?
Disiplin ilmu Teknik Elektro pada dasarnya mempelajari teknologi perancangan suatu sistem maupun sub sistem menggunakan piranti elektronis sehingga bermanfaat untuk membantu pekerjaan-pekerjaan yang sulit dilakukan manusia. Teknik Elektro termasuk disiplin ilmu yang paling dinamis dan menantang dalam menghadapi perkembangan teknologi yang perkembangannya sedemikian pesat. Teknik Elektro cakupannya sangat luas, mulai dari sumber–sumber pembangkit tenaga listrik, sistem jaringan distribusinya, sampai ke pemanfaatan di dalam gedung dan alat-alat rumah tangga.
Apa yang Dipelajari di Teknik Elektro ?Teknik Elektro mempelajari pemanfaatan gejala-gejala alam terutama sifat-sifat elektron yang disebut dengan kelistrikan yang kemudian diaplikasikan dalam hubungannya dengan teknologi, termasuk juga hubungannya dengan fungsi listrik itu sendiri. Dalam bidang studi Teknik Elektro, selain mempelajari ilmu-ilmu dasar untuk rekayasa (meliputi Matematika, Fisika, dan Kimia) mahasiswa juga akan mempelajari landasan pengetahuan teknologi kelistrikan mencakup tentang energi, informasi, dan isyarat. Di beberapa perguruan tinggi, Teknik Elektro dibagi atas 2 bagian yaitu Arus Kuat dan Arus Lemah. Arus kuat mempelajari tentang listrik tegangan tinggi (kelistrikan). Sedangkan Arus Lemah mempelajari listrik tegangan lemah seperti elektro telekomunikasi, elektro komputer & elektro control.
Prospek Lulusan Teknik Elektro
Lulusan Teknik Elektro dapat bekerja di berbagai bidang industri, misalnya di pembangkitan, transmisi, distribusi tenaga listrik (Perusahaan Listrik Negara atau Perusahaan Listrik Swasta, industri besar), industri perancang/penghasil komponen listrik/elektronika, industri-industri pada umumnya yang sarat dengan mesin-mesin listrik, instrumentasi, pengaturan (control system), pusat komputer dan jaringannya, BUMN (PT. LEN, PT. Telkom, IPTN, PT. Indosat, PT. INTI, dll.), industri jasa telekomunikasi (termasuk operator seperti Telkomsel, Indosat, dll), industri peralatan telekomunikasi (contoh: Sony Ericsson, Nokia, Nortel, dll.), industri elektronika konsumen, perminyakan, dan sebagainya.
Lulusan Teknik Elektro biasanya menempati posisi/ jabatan di perusahaan sebagai; Network Planner/Engineer, Telecomunication Software Engineer, Perancang dan implementor produk-produk perangkat keras dan lunak telekomunikasi/internet, Konsultan pada berbagai industri yang menggunakan telekomunikasi dan internet, Manajer proyek Sistem Informasi/ Teknologi Informasi, Manajer Pengembangan produk dan layanan telekomunikasi dan informasi, dan lain sebagainya
Daftar Perguruan Tinggi Negeri yang terdapat Teknik Elektro :
5.      Univ. Indonesia (UI)
6.      Univ. Andalas(UNAND)
7.      Univ. Brawijaya