Tampilkan postingan dengan label robotic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label robotic. Tampilkan semua postingan

Bukan (hanya) Hobi

Tik..tok..tik..tok..tik..tok..tik.TOKK!!!
Udah sejam-an lebih nih, dan gw belum dapet inspirasi buat tugas kali ini. Mata udah ngantuk nihh, gedung juga udah mau ditutup. Dan akhirnya kita saksikan sodara bendera putih gagah berkibar, badan tegap menuunduk. "gw nyerah ... ". Tugasya berat men, gw belum tahu maksud dosen apa, tugasnya juga gak sembarang nih, gak semudah menari tari ballet men. Dan apalah daya gw juga harus mengakui tugasnya dikumpul seminggu lagi. Oke. Siapkan secangkir rudal, beberapa bungkus senapan dan segenggam nyali. Kita akhiri malam ini.
Demi menghilangkan penat ini gak tahu kenapa gw ngetik b di web browser gw, dan lalu muncullah www.blogger.com. Gw jadi keinget waktu lalu gw mau nge-post sesuatu tapi gak jadi-jadi udah hampir 2 bulan malah.
Oke kalau gitu langsung aja mas, bro, sist ini hal yang membuat hampir seminggu gw gak bisa tidur nyenyak dan ditambah satu hari gak tidur :O. Ini adalah robot LF gw pertama kali bersama team gw. walaupun gak menang di perlombaan, tapi pengalamannya men. Buanyyyak banget :D, dari kehabisan uang, jadi ketua team, salah beli komponen, dan lain deh, hahahah.
Udah sore nih, sembari melihat ke jendela pemandangan yang luar biasa di salah satu gedung di UGM, gw pamit kasihan pak penjaga perpus nunggu gw kayaknya.


 

robot setengah jadi..




belajar program sekaligus soldir sob..

Sebenenya setengah jadi sih sob, yang udah jadi lupa aku foto hehe. Terima kasih untuk merelakan waktunya :D.

Yogyakarta, 3 Januari 2014

Robot Line Follower

Pada bagian ini akan penulis tunjukkan beberapa gambar yang memperlihatkan cara kerja robot-1 berdasarkan beberapa kemungkinan pembacaan sensor pada robot-1 terhadap garis pemandunya.
 
Gambar 1. Robot-1 berjalan lurus (kondisi ideal)

Gambar 1 menampilkan kondisi ideal pembacaan garis pandu oleh robot-1, yaitu kedua sensor utama berada disamping kanan atau kiri garis pandu sehingga menghasilkan gerak robot-1 lurus maju.

Gambar 2. Robot-1 belok/menyimpang ke kanan

Gambar 2(A) menunjukkan kondisi robot-1 bergerak menyimpang ke arah kanan sehingga sensor utama sebelah kiri berada diatas garis pandu. Apabila kondisi ini terjadi, maka robot-1 akan melakukan gerak koreksi ke arah kiri supaya posisinya kembali pada kondisi ideal, yaitu dengan cara roda kanan akan tetap berputar maju sedangkan roda kiri akan melambat atau berhenti.

Gambar 2(B) menunjukkan sensor utama sebelah kiri mengalami “gagal deteksi” garis pandu sehingga sensor cadangan sebelah kiri berada diatas garis pandu. Apabila kondisi ini terjadi maka aksi yang akan dilakukan oleh robot-1 adalah sama seperti ketika robot-1 berada pada posisi seperti gambar 2(A), yaitu melakukan koreksi posisi ke arah kiri supaya kembali pada kondisi idealnya. 


 
Gambar 3. Robot-1 belok/menyimpang ke kiri


Hampir sama dengan gambar 3(A), hanya saja arahnya berlawanan, yaitu gambar 3(A) menunjukkan bahwa robot-1 menyimpang ke arah kiri sehingga sensor utama sebelah kanan berada diatas garis pandu. Apabila kondisi ini terjadi, maka robot-1 akan melakukan gerak koreksi ke arah kanan supaya posisinya kembali pada kondisi ideal, yaitu dengan cara roda kiri akan tetap berputar maju sedangkan roda kanan akan melambat atau berhenti.

Gambar 3(B) menunjukkan sensor utama sebelah kanan mengalami “gagal deteksi” garis pandu sehingga sensor cadangan sebelah kanan berada diatas garis pandu. Apabila kondisi ini terjadi maka aksi yang akan dilakukan oleh robot-1 adalah sama seperti ketika robot-1 berada pada posisi seperti gambar 3(A), yaitu melakukan koreksi posisi ke arah kanan supaya kembali pada kondisi idealnya.

Kondisi gerak robot-1 untuk mempertahankan posisi idelanya (seperti penulis jelaskan diatas) akan terus terjadi secara berulang. Dalam hal ini sensor detektor garis pandu memiliki peran yang sangat penting.